Breaking News

Senin, 02 April 2012

Hari Kedua Test Rossi Melorot

belum sanggup memberbagi perlawanan yang gigih untuk bersaing dengan para pebalap Honda serta Yamaha, pada hari kedua latihan resmi MotoGP 2012 di Sepang, Malaysia, Rabu (1/2/12). Meskipun demikian, "The Doctor" tetap optimistis dengan potensi Ducati Desmosedici GP12.

Terbukti, dibandingkan dengan hari pertama kemarin, posisi Rossi melorot. Apabila pada Selasa (31/1/12) dirinya berada di posisi kelima serta terpaut 0,74 detik dari pebalap terdepan, maka kali ini Rossi terpuruk ke urutan ketujuh serta tertinggal 0,99 detik dari pebalap Repsol Honda, Casey Stoner, yang menjadi tercepat.

Hari Kedua Test Rossi Melorot

Meskipun demikian, mantan pebalap Honda serta Yamaha ini tetap mempunyai kesan positif dengan Ducati baru tersebut. Pasalnya, mereka telah mencapai sasaran waktu yang diharapkan.

"Saya lumayan bahagia sebab kita telah membikin suatu  langkah maju dibandingkan dengan kemarin, serta kali ini saya dapat mencapai sasaran waktu, yaitu 2 menit 01 detik. Saya meperbuat tiga alias empat lap dalam waktu 2 menit 01 detik," ucap juara dunia tujuh kali MotoGP ini.


"Posisinya lebih kurang baik dari kemarin, serta juga jaraknya dua alias tiga per sepeluh detik, namun itu telah sedikit sesuai harapan. Kita tahu, Honda serta Yamaha sangat cepat. Mereka telah mengembangkan motornya (1.000 cc) hampir satu tahun. Motor kita baru. Empat pebalap pabrik dari tim-tim lain juga sangat tangguh.

"Besok bakal menjadi hari yang sangat penting, di mana saya dapat mencoba lebih mendorong lagi, membikin waktu paling baik, serta memahami perbedaan dengan pebalap lain. Saya berharap dapat membenahi catatan waktu serta apabila dapat bersi kukuh tak lebih dari satu detik dari pebalap terdepan, maka saya bahagia."

Dalam uji coba selagi 44 lap, Rossi meperbuat eksperimen dengan distribusi berat. Bakal namun, dirinya tetap mengalami kesusahan ketika keluar dari tikungan, meskipun tetap ada faktor positif dalam faktor pengereman.

"Masih ada persoalan untuk kendalikan setang serta khususnya kesusahan dalam percepatan. Namun kita sangat bahagia sebab kini saya mengerem serta masuk tikungan dengan perasaan yang enak. Dibandingkan dengan tahun lalu, kita telah membikin langkah yang besar. Itu adalah persoalan terkurang baik. Namun terlalu dini untuk bersi kukuh, apabila kita dapat mencapai puncak serta kapan."

Menurut pebalap berumur 34 tahun tersebut, sejauh ini Ducati telah dapat memecahkan kurang lebih 50 persen persoalan teknis, yang dihadapi selagi musim 2011, yang membikinnya mengakhiri musim tersebut di posisi ketujuh dengan hanya satu kali naik podium - adalah musim terkurang baik sepanjang kariernya di grand prix sebab sepanjang satu musim tak sempat meraih kemenangan.
Read more ...
Designed By