Breaking News

Selasa, 21 Agustus 2018

5 Destinasi Wisata Sejarah Terbaik di Malaka

Malaka merupakan sebuah kota dengan salah satu kebudayaan tertua di Asia Tenggara yang menawarkan perpaduan unik dari bangunan kuno dan kehidupan modern, di samping pemandangan yang memukau. Salah satu kota sejarah terbaik di Malaysia tersebut akan membawamu kembali ke masa lampau dan melihat kembali sejarah yang telah tergores.

Malaka

 Jangan khawatir, tempat ini memiliki tawaran pengalaman unik dalam merasakan percampuran beragam budaya, di mana kamu dapat menemukan jejak negara-negara Timur (China dan Jepang) dan Barat (Portugal, Spanyol, Inggris). Selain itu, iklimnya juga bersahabat, dan para penduduknya sangat ramah.

Hampir tidak mungkin untuk melihat semua tempat Malaka yang menakjubkan selama beberapa hari, tetapi kamu bisa mencoba. Ada 18 tempat wisata Malaka yang wajib kamu kunjungi. adi, buatlah to-do-list  sebelum perjalananmu menuju Malaka, dan bersiaplah merasakan pengalaman menarik yang sulit terlupakan.

Banyak sekali penerbangan yang melayani rute kota-kota besar di Indonesia dengan Malaka, termasuk salah satunya adalah Malindo Air. Anak perusahan Lion Group ini berbenderakan Malaysia, yang menawarkan layanan penerbangan low cost carrier dari dan ke Malaysia dengan kualitas layanan prima dan harga bersaing.

1. Sungai Melaka
Sungai Melaka membagi kota Malaka menjadi beberapa bagian. Kamu dapat mengambil pelayaran sungai dan bersiaplah untuk terpukau melihat keindahan kota dari sepanjang aliran sungai. Selama 45 menit perjalanan ini, kamu akan melihat bangunan bersejarah yang terkenal, gereja, gudang tua, dan desa.

Keberangkatan kapal berada di Muara Jetty, dekat dengan Museum Maritim yang terkenal. Pelayaran tersedia setiap hari, tanpa libur, dari jam 9 pagi hingga 11:30 malam. Seperti diketahui, Malaka berkembang dari dari sungai ini yang menjelma sebagai desa nelayan. Jadi pelayaran ini menunjukkan sejarah kota dan keindahannya yang unik. Turis menyarankan untuk mengambil tiga tur dalam waktu yang berbeda, yakni satu di siang hari untuk menikmati gedung-gedung tua, satu lagi sebelum matahari terbenam untuk menikmati warna-warna unik, dan yang ketiga dalam kegelapan malam untuk menikmati permainan cahaya dan hembusan angin sejuk.

2. Dutch Square
Rasakan waktu perjalanan kembali ke era kolonial di Dutch Square,  di mana kamu dapat menemukan bagian-bagian Malaka yang masih hidup setelah perang. Menurut para ahli, Dutch Square diyakini sebagai bangunan Belanda tertua yang pernah ada di Asia.

Dibedakan oleh bangunan-bangunan klasik merah, tempat bersejarah ini berfungsi sebagai landmark terkemuka di Malaka. Dengan air mancur yang elegan di tengahnya dan dikelilingi oleh trishaw berwarna-warni, kamu akan menemukan banyak sekali turis di sini setiap harinya, mencoba menangkap sudut terbaik dari Dutch Square.

Ada beberapa galeri, museum, dan gereja yang telah direnovasi. Coba periksa Stadthuys di Dutch Square yang dulunya adalah kediaman resmi gubernur Belanda. Saat ini, rumah ini memajang banyak museum yang menampilkan sejarah Malaka dengan cara yang paling menarik.

3. Baba Nyonya Heritage Museum
Museum yang sangat hidup ini didirikan pada tahun 1896 dan dulu merupakan rumah keluarga bagi keluarga Baba Chan. Bangunan warisan ini adalah perpaduan unik dari budaya, negara-negara timur dan barat dan menggambarkan gaya hidup Peranakan di akhir abad ke-19. Desain asli dipengaruhi oleh arsitektur Eropa dan tradisi dan sejarah Timur.

Museum ini menunjukkan sisi kaya Malaka, dan di sana kamu dapat merasakan dan menyentuh masa lalu. Selain itu, museum ini memiliki panduan yang sangat bagus dan program yang menarik. Seperti banyak wisatawan mengatakan: "Baba Nyonya Heritage Museum adalah salah satu atraksi utama di Malaka yang tidak boleh dilewatkan oleh wisatawan.

4. Cheng Hoon Temple
Salah satu destinasi paling terkenal di Malaka ini terletak di Jonker Street, dan dibangun pada 1646 silam. Kuil Cina kuno ini dianggap sebagai tempat ibadah Budha tertua di Malaysia. Kuil ini didedikasikan untuk Dewi Belas Kasih (Kuan Yin). Bangunan itu dirancang oleh menantu Kapten Li, kapten kedua Cina Malaka. Oleh para turis, kuil  ini dikenal sebagai harta karun Malaka, tempat yang harus kamu lihat, dan warisan peninggalan sejarah yang sangat berharga.

5. Malacca Jonker Street
Jonker Street adalah pusat Chinatown dan ini adalah pasar yang sangat besar, tempat kamu dapat membeli semuanya! Dengan sejarah yang kaya, Jonker Street adalah tempat yang menyenangkan untuk berjalan-jalan.Bahkan selama hari kerja yang sibuk, Jalan ini penuh sesak dengan orang-orang dan hal-hal menarik untuk dilihat dan dibeli.

Jangan lewatkan Jonker Walk Night Market, yang turut menghadirkan live music, beragam kios dagangan menarik, dan berbagai penawaran unik lainnya. Di kawasan ini juga, kamu akan menemukan Baba Nyonya Heritage Museum dari Abad ke-19, Hard Rock Café yang terletak di sisi Sungai Malaka, Mamee Jonker House untuk wisata keluarga, dan Perpustakaan Jonker Street yang didekorasi dengan perabotan China tradisional.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Designed By